
Jakarta, 8 April 2026 – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4/2026). Agenda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat transisi energi hijau dan penguatan industri otomotif nasional.
“Jadi memang besok Bapak Presiden ada agenda, ada rencana untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (8/4/2026).
Peresmian ini menandai kemajuan signifikan dalam ekosistem kendaraan listrik (EV) Indonesia. Pabrik di Magelang diharapkan meningkatkan produksi baterai dan komponen EV lokal, sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai 2,5 juta unit EV roda empat pada 2030. Langkah ini juga mendukung kebijakan insentif fiskal dan hilirisasi nikel yang digulirkan sejak era Presiden sebelumnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi menekankan bahwa pabrik tersebut akan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru di Jawa Tengah serta memperkuat daya saing industri otomotif domestik di pasar ASEAN. “Ini momentum penting untuk Indonesia mandiri dalam teknologi EV,” tambahnya.
Perkembangan ini menyusul komitmen Prabowo pasca-pelantikan pada Oktober 2024, di mana ia menargetkan percepatan infrastruktur charging station dan kemitraan dengan investor asing seperti dari China dan Korea Selatan. Hingga kini, penjualan EV di Indonesia telah melonjak 200% year-on-year pada 2025, didorong oleh model seperti Wuling Air EV dan Hyundai Ioniq.
Pemerintah berharap peresmian besok menjadi katalisator bagi investor lain untuk berinvestasi di sektor ini, sekaligus menjawab tantangan transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil.





