Uni Eropa Desak Iran Batalkan Tarif Transit di Selat Hormuz: “Harus Tetap Gratis”

Uni Eropa (UE) mengecam keras rencana Iran untuk mengenakan pungutan tarif transit di Selat Hormuz, salah satu jalur maritim tersibuk di dunia. Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Kaja Kallas, memperingatkan bahwa langkah tersebut melanggar hukum internasional dan berpotensi membahayakan perdagangan global.

Dalam unggahan di media sosial X yang dilansir Al Arabiya pada Sabtu (18/4/2026), Kallas menegaskan, “Berdasarkan hukum internasional, transit melalui jalur air seperti Selat Hormuz harus tetap terbuka dan gratis.” Ia menambahkan, “Skema pembayaran untuk transit apa pun akan menciptakan preseden berbahaya bagi jalur maritim global. Iran harus membatalkan rencana apa pun untuk mengenakan biaya transit.”

Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, menjadi arteri vital bagi 20-30% pasokan minyak dunia. Rencana tarif Iran muncul di tengah ketegangan geopolitik regional, termasuk konflik dengan Israel dan sanksi Barat. Pemerintah Iran belum merespons secara resmi pernyataan Kallas, meski sebelumnya menyatakan kebutuhan pendapatan untuk keamanan maritim.

UE, melalui Kallas yang menjabat sejak Desember 2024, semakin vokal dalam isu stabilitas energi global. Pernyataan ini sejalan dengan posisi G7 yang menjamin kebebasan navigasi di perairan internasional. Analis memperingatkan, jika diterapkan, tarif tersebut bisa memicu kenaikan harga minyak hingga 10-15% dan mengganggu rantai pasok Asia-Eropa.

Hingga kini, belum ada indikasi eskalasi militer, tapi pantauan dari badan intelijen menunjukkan peningkatan aktivitas kapal perang di wilayah tersebut.

  • Related Posts

    Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Jika Trump Halangi Perdamaian Yaman

    Wakil Menteri Luar Negeri pemerintah Houthi, Hussein al-Ezzi, mengeluarkan peringatan keras bahwa kelompoknya siap menutup Selat Bab al-Mandeb di lepas pantai Yaman jika Presiden AS Donald Trump terus menghalangi upaya…

    Trump Desak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata di Tengah Ketegangan Lebanon-Israel

    Washington, 17 April 2026 – Mantan Presiden AS Donald Trump secara tidak langsung menyinggung konflik Timur Tengah melalui unggahan di platform Truth Social miliknya, meskipun awalnya tidak menyebut nama Hizbullah,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Anak Pertama Bakar Rumah Orang Tua di Deli Serdang gara-gara Cekcok Rumah Tangga

    • By admin
    • April 19, 2026
    • 1 views
    Anak Pertama Bakar Rumah Orang Tua di Deli Serdang gara-gara Cekcok Rumah Tangga

    Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Jika Trump Halangi Perdamaian Yaman

    • By admin
    • April 19, 2026
    • 1 views
    Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Jika Trump Halangi Perdamaian Yaman

    Polda Metro Jaya Turunkan Pengamanan Ketat untuk Clash of Legends 2026 di SUGBK

    • By admin
    • April 18, 2026
    • 1 views
    Polda Metro Jaya Turunkan Pengamanan Ketat untuk Clash of Legends 2026 di SUGBK

    Uni Eropa Desak Iran Batalkan Tarif Transit di Selat Hormuz: “Harus Tetap Gratis”

    • By admin
    • April 18, 2026
    • 2 views
    Uni Eropa Desak Iran Batalkan Tarif Transit di Selat Hormuz: “Harus Tetap Gratis”

    Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik Timur Tengah dan Peringatan KAA ke-71

    • By admin
    • April 17, 2026
    • 3 views
    Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik Timur Tengah dan Peringatan KAA ke-71

    Trump Desak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata di Tengah Ketegangan Lebanon-Israel

    • By admin
    • April 17, 2026
    • 3 views
    Trump Desak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata di Tengah Ketegangan Lebanon-Israel