Pakistan Tembakkan Pernyataan Keras ke Israel: “Agresi Gaza Tak Bisa Dibiarkan!” – Kantor Netanyahu Murka

Islamabad, 10 April 2026 – Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, melontarkan kritik pedas terhadap Israel atas operasi militer di Gaza, menyebutnya sebagai “kebrutalan yang tak manusiawi” yang mengancam stabilitas Timur Tengah. Pernyataan ini, yang disampaikan dalam konferensi pers di Islamabad hari ini, langsung memicu kemarahan dari Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebutnya sebagai “provokasi berbahaya dari negara yang tak punya urusan di wilayah kami.”

Asif, yang dikenal vokal dalam isu Palestina, menegaskan bahwa Pakistan siap mendukung upaya diplomatik global untuk menghentikan “genosida di Gaza.” “Israel harus segera menghentikan agresi ini. Dunia tidak bisa diam melihat pembantaian warga sipil,” tegasnya, sambil menyerukan boikot ekonomi dan sanksi internasional terhadap pemerintahan Netanyahu. Pernyataan ini datang di tengah eskalasi konflik Gaza-Israel yang memasuki bulan ke-19, dengan laporan korban sipil mencapai ribuan jiwa menurut data PBB.

Reaksi cepat dari Israel tak terelakkan. Juru bicara Kantor Perdana Menteri menyatakan bahwa ucapan Asif adalah “serangan verbal yang tidak bertanggung jawab” dan bisa memicu ketegangan regional lebih lanjut. “Pakistan sebaiknya fokus pada masalah internalnya daripada ikut campur dalam pertahanan diri kami melawan terorisme,” balas pernyataan resmi itu. Netanyahu sendiri disebut “murka” dalam sumber dekatnya, meski belum ada komentar pribadi darinya.

Pakistan, sebagai negara mayoritas Muslim dengan hubungan erat dengan Arab Saudi dan Turki, sering kali menjadi suara lantang dalam mendukung Palestina di forum internasional seperti OIC (Organisasi Kerja Sama Islam). Pernyataan Asif ini juga mendapat dukungan dari Menteri Luar Negeri Pakistan, yang menjanjikan bantuan kemanusiaan tambahan ke Gaza melalui saluran PBB.

Para analis internasional memperingatkan bahwa retorika keras ini bisa memperburuk hubungan Pakistan-Israel, yang selama ini dingin akibat isu Kashmir dan Palestina. Sementara itu, komunitas internasional menunggu respons dari AS dan Uni Eropa, yang selama ini berperan sebagai mediator.

  • Related Posts

    Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Jika Trump Halangi Perdamaian Yaman

    Wakil Menteri Luar Negeri pemerintah Houthi, Hussein al-Ezzi, mengeluarkan peringatan keras bahwa kelompoknya siap menutup Selat Bab al-Mandeb di lepas pantai Yaman jika Presiden AS Donald Trump terus menghalangi upaya…

    Uni Eropa Desak Iran Batalkan Tarif Transit di Selat Hormuz: “Harus Tetap Gratis”

    Uni Eropa (UE) mengecam keras rencana Iran untuk mengenakan pungutan tarif transit di Selat Hormuz, salah satu jalur maritim tersibuk di dunia. Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Kaja Kallas, memperingatkan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Anak Pertama Bakar Rumah Orang Tua di Deli Serdang gara-gara Cekcok Rumah Tangga

    • By admin
    • April 19, 2026
    • 1 views
    Anak Pertama Bakar Rumah Orang Tua di Deli Serdang gara-gara Cekcok Rumah Tangga

    Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Jika Trump Halangi Perdamaian Yaman

    • By admin
    • April 19, 2026
    • 1 views
    Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Jika Trump Halangi Perdamaian Yaman

    Polda Metro Jaya Turunkan Pengamanan Ketat untuk Clash of Legends 2026 di SUGBK

    • By admin
    • April 18, 2026
    • 2 views
    Polda Metro Jaya Turunkan Pengamanan Ketat untuk Clash of Legends 2026 di SUGBK

    Uni Eropa Desak Iran Batalkan Tarif Transit di Selat Hormuz: “Harus Tetap Gratis”

    • By admin
    • April 18, 2026
    • 2 views
    Uni Eropa Desak Iran Batalkan Tarif Transit di Selat Hormuz: “Harus Tetap Gratis”

    Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik Timur Tengah dan Peringatan KAA ke-71

    • By admin
    • April 17, 2026
    • 4 views
    Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik Timur Tengah dan Peringatan KAA ke-71

    Trump Desak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata di Tengah Ketegangan Lebanon-Israel

    • By admin
    • April 17, 2026
    • 3 views
    Trump Desak Hizbullah Patuhi Gencatan Senjata di Tengah Ketegangan Lebanon-Israel