IHSG Dibuka Melemah, Hans Kwee: Fase Penyesuaian Wajar di Tengah Kebijakan Global dan Reformasi Domestik

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (2/2/2026), mencerminkan tekanan pada sejumlah saham yang terdampak kebijakan global serta reformasi domestik. Meski demikian, saham-saham dengan fundamental kuat justru mengalami penguatan dan mulai diakumulasi oleh investor.

Kondisi ini dinilai sebagai fase penyesuaian pasar yang wajar oleh praktisi pasar modal sekaligus Co-Founder PasarDana, Hans Kwee. “Pasar sedang menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan yang terjadi, baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Investor cerdas justru melihat peluang di saham-saham berkualitas,” ujar Hans Kwee saat dihubungi usai pembukaan pasar.

Pembukaan IHSG hari ini tertekan oleh sentimen global, termasuk ketegangan perdagangan internasional dan kenaikan suku bunga di beberapa negara utama. Di sisi domestik, reformasi struktural pemerintah seperti penyesuaian regulasi pajak dan insentif investasi juga memicu volatilitas pada sektor-sektor tertentu, seperti keuangan dan komoditas.

Namun, Hans menekankan bahwa penguatan pada saham fundamental kuat—seperti emiten blue chip dengan laba stabil dan dividen menarik—menandakan kepercayaan investor jangka panjang. “Ini momen akumulasi. Hindari panic selling, fokus pada valuasi dan prospek bisnis,” tambahnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, IHSG bergerak di level 7.250, turun 0,8% dari penutupan Jumat lalu. Sektor perbankan dan properti masih tertekan, sementara saham konsumer dan telekomunikasi justru naik tipis.

Analis memantau perkembangan kebijakan Bank Indonesia terkait suku bunga acuan pekan ini, yang berpotensi memengaruhi arah pasar selanjutnya.

  • Related Posts

    Lalu Lintas Operasi Ketupat 2026 Masih Landai, Polri Siapkan Contraflow Sore Ini

    Cikarang, Jawa Barat – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan bahwa kondisi lalu lintas pada hari ketiga Operasi Ketupat 2026 masih landai. Meski demikian, pihaknya telah…

    Satpol PP DKI Jakarta Awasi 690 Tempat Hiburan Selama Ramadan, 21 Dikenai Sanksi Jam Operasional

    Jakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta intensif melakukan pengawasan terhadap 690 tempat usaha hiburan dan rekreasi selama bulan Ramadan. Ratusan lokasi tersebut tersebar di lima wilayah…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Turis Inggris Ditahan di Dubai: Didakwa Rekam Rudal Iran, Langgar UU Kejahatan Siber

    • By admin
    • March 15, 2026
    • 2 views

    Lalu Lintas Operasi Ketupat 2026 Masih Landai, Polri Siapkan Contraflow Sore Ini

    • By admin
    • March 15, 2026
    • 2 views

    Satpol PP DKI Jakarta Awasi 690 Tempat Hiburan Selama Ramadan, 21 Dikenai Sanksi Jam Operasional

    • By admin
    • March 14, 2026
    • 1 views

    Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Laut Jepang, Korsel dan Jepang Konfirmasi

    • By admin
    • March 14, 2026
    • 2 views

    Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Bahas Proyeksi Ekonomi Nasional

    • By admin
    • February 13, 2026
    • 10 views
    Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Bahas Proyeksi Ekonomi Nasional

    Pentagon Kerahkan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah, Trump Ancami Iran dengan “Konsekuensi Traumatis”

    • By admin
    • February 13, 2026
    • 9 views
    Pentagon Kerahkan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah, Trump Ancami Iran dengan “Konsekuensi Traumatis”