
Militer Amerika Serikat kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran setelah pada Jumat (8/5) waktu setempat, sebuah jet tempur AS menembakkan amunisi presisi untuk melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran yang diduga berusaha menembus blokade laut di sekitar Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan jet tempur F/A-18 Super Hornet milik Angkatan Laut AS menargetkan kapal M/T Sea Star III dan M/T Sevda dengan tembakan yang diarahkan ke cerobong asap, sehingga kapal-kapal itu tidak dapat melanjutkan pelayaran menuju Iran.
Washington menuduh kedua kapal tanker tersebut berupaya melanggar blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan di Teheran. Insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian penindakan serupa di kawasan strategis itu.
Dengan kejadian tersebut, AS sejauh ini telah menghentikan secara paksa empat kapal yang menurut mereka mencoba melanggar blokade laut di sekitar Selat Hormuz sejak 13 April lalu. Langkah ini semakin mempertegang situasi di jalur pelayaran penting dunia yang menjadi titik rawan benturan antara kedua negara.





