Turis Inggris Ditahan di Dubai: Didakwa Rekam Rudal Iran, Langgar UU Kejahatan Siber

Dubai, UEA – Seorang pria Inggris berusia 60 tahun ditahan pihak berwenang Uni Emirat Arab (UEA) setelah didakwa melanggar undang-undang kejahatan siber. Pria yang berstatus turis ini diduga merekam rudal Iran yang melintas di atas kota Dubai, tindakan yang dianggap mengganggu keamanan publik.

Menurut laporan CNN pada Minggu (15/3/2026), pria tersebut didakwa berdasarkan regulasi UEA yang melarang penerbitan atau pembagian materi yang berpotensi membahayakan stabilitas nasional. Undang-undang tersebut, bagian dari Federal Decree-Law No. 34/2021 tentang Kejahatan Siber, menetapkan hukuman berat termasuk penjara hingga lima tahun bagi pelanggar.

Kementerian Luar Negeri Inggris (FCDO) mengonfirmasi penahanan tersebut melalui pernyataan resmi kepada CNN. “Kami sedang berhubungan dengan otoritas setempat menyusul penahanan seorang pria Inggris di UEA,” ujar juru bicara kementerian itu. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pria tersebut atau proses hukum selanjutnya.

Insiden ini terjadi di tengah ketegangan regional akibat serangan rudal Iran baru-baru ini, yang memicu kekhawatiran keamanan di wilayah Teluk. Otoritas UEA dikenal tegas dalam menangani isu siber, dengan ribuan kasus serupa ditangani setiap tahun untuk menjaga stabilitas digital dan fisik negara tersebut.

Kasus ini menambah daftar warga asing yang menghadapi tuntutan hukum di UEA terkait aktivitas media sosial atau rekaman sensitif. Wisatawan disarankan mematuhi aturan lokal untuk menghindari masalah serupa.

  • Related Posts

    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    Abuja, Nigeria – Angkatan Udara Nigeria mengumumkan bahwa Unit Investigasi Kecelakaan dan Kerugian Sipilnya akan segera menuju lokasi serangan udara di desa Jilli, perbatasan negara bagian Yobe dan Borno, untuk…

    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    Islamabad, 12 April 2026 – Perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang digelar di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan ini berakhir tanpa hasil positif. Delegasi Iran menyalahkan tuntutan Washington…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Habiburokhman memuji transparansi Polri dalam menindak oknum pelanggaran, anggap paling responsif dibanding institusi lain.

    • By admin
    • April 13, 2026
    • 1 views
    Habiburokhman memuji transparansi Polri dalam menindak oknum pelanggaran, anggap paling responsif dibanding institusi lain.

    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    • By admin
    • April 13, 2026
    • 1 views
    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Pasca-Penyiraman Air Keras

    • By admin
    • April 12, 2026
    • 2 views
    Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Pasca-Penyiraman Air Keras

    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    • By admin
    • April 12, 2026
    • 5 views
    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    Empat Astronaut Artemis II Mendarat Aman di San Diego, Sukses Misiku Pertama NASA ke Bulan Sejak Apollo

    • By admin
    • April 11, 2026
    • 2 views
    Empat Astronaut Artemis II Mendarat Aman di San Diego, Sukses Misiku Pertama NASA ke Bulan Sejak Apollo

    Sahroni Ungkap Strategi Penjebakan: Uang Rp 300 Juta untuk Tangkap Pemeras Palsu Utusan KPK

    • By admin
    • April 11, 2026
    • 3 views
    Sahroni Ungkap Strategi Penjebakan: Uang Rp 300 Juta untuk Tangkap Pemeras Palsu Utusan KPK