Rentetan Serangan Udara Israel Hujani Beirut, Lebih dari Satu Juta Warga Lebanon Mengungsi

Beirut, 17 Maret 2026 – Rentetan serangan udara Israel menghantam tiga kawasan di Beirut, ibu kota Lebanon, pada Selasa pagi waktu setempat (17/3). Serangan ini memperburuk situasi kemanusiaan di Lebanon, di mana lebih dari satu juta orang telah mengungsi akibat pertempuran sengit antara militer Israel dan kelompok Hizbullah selama dua pekan terakhir.

Konflik ini meletus sejak 2 Maret lalu, ketika Hizbullah—kelompok militan yang didukung Iran—melancarkan serangan roket ke wilayah Israel. Hizbullah mengklaim aksi tersebut sebagai balasan atas pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, dalam operasi gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Israel merespons dengan serangan udara masif ke berbagai wilayah Lebanon, yang diklaim menargetkan basis-basis Hizbullah. Baru-baru ini, pasukan Israel mengerahkan tentaranya untuk menyerbu area perbatasan Lebanon, memicu kekhawatiran eskalasi perang Timur Tengah yang lebih luas.

Pemerintah Lebanon melaporkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur signifikan di Beirut, meski detail korban belum dirilis secara resmi. Badan-badan kemanusiaan seperti PBB mendesak gencatan senjata segera untuk mencegah krisis pengungsi yang memburuk. Sementara itu, Iran mengecam serangan Israel sebagai “agresi barbar”, sementara AS menyatakan dukungannya terhadap hak bela diri Israel.

Situasi di perbatasan Lebanon-Israel tetap tegang, dengan laporan pertempuran darat sporadis. Komunitas internasional terus memantau perkembangan, khawatir konflik ini menyeret negara-negara lain ke dalam pusaran perang regional.

  • Related Posts

    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    Abuja, Nigeria – Angkatan Udara Nigeria mengumumkan bahwa Unit Investigasi Kecelakaan dan Kerugian Sipilnya akan segera menuju lokasi serangan udara di desa Jilli, perbatasan negara bagian Yobe dan Borno, untuk…

    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    Islamabad, 12 April 2026 – Perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang digelar di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan ini berakhir tanpa hasil positif. Delegasi Iran menyalahkan tuntutan Washington…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Habiburokhman memuji transparansi Polri dalam menindak oknum pelanggaran, anggap paling responsif dibanding institusi lain.

    • By admin
    • April 13, 2026
    • 1 views
    Habiburokhman memuji transparansi Polri dalam menindak oknum pelanggaran, anggap paling responsif dibanding institusi lain.

    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    • By admin
    • April 13, 2026
    • 1 views
    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Pasca-Penyiraman Air Keras

    • By admin
    • April 12, 2026
    • 2 views
    Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Pasca-Penyiraman Air Keras

    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    • By admin
    • April 12, 2026
    • 5 views
    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    Empat Astronaut Artemis II Mendarat Aman di San Diego, Sukses Misiku Pertama NASA ke Bulan Sejak Apollo

    • By admin
    • April 11, 2026
    • 2 views
    Empat Astronaut Artemis II Mendarat Aman di San Diego, Sukses Misiku Pertama NASA ke Bulan Sejak Apollo

    Sahroni Ungkap Strategi Penjebakan: Uang Rp 300 Juta untuk Tangkap Pemeras Palsu Utusan KPK

    • By admin
    • April 11, 2026
    • 3 views
    Sahroni Ungkap Strategi Penjebakan: Uang Rp 300 Juta untuk Tangkap Pemeras Palsu Utusan KPK