Polisi LA Bubarkan Demo ‘No Kings’ dengan Gas Air Mata, Ratusan Ditangkap

Los Angeles, AS – Ribuan demonstran yang berkumpul dalam aksi besar-besaran ‘No Kings’ di pusat kota Los Angeles pada Sabtu malam (28/3/2026) dibubarkan paksa oleh polisi setempat. Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengeluarkan perintah pembubaran dan melakukan penangkapan massal setelah situasi memanas, termasuk penggunaan gas air mata untuk mengendalikan massa.

Dilansir NBC dan Associated Press pada Minggu (29/3/2026), LAPD berada dalam status Siaga Taktis sepanjang malam. Polisi memblokir akses jalan utama di pusat kota dan menangkap puluhan hingga ratusan orang yang menolak bubar. Kekacauan mencapai puncak di luar Pusat Penahanan Federal (Metropolitan Detention Center), di mana bentrokan sengit terjadi antara pengunjuk rasa dan agen federal.

Aksi ‘No Kings’ ini merupakan bagian dari gelombang protes nasional menentang kebijakan imigrasi ketat pemerintahan Trump yang dimulai sejak tahun lalu. Pusat Penahanan Federal di LA telah menjadi titik panas sejak penindakan imigrasi masif, dengan catatan bentrokan serupa sebelumnya. Demonstrasi dimulai sebagai pawai damai menentang apa yang disebut pengunjuk rasa sebagai “kekuasaan otoriter”, sebelum berubah menjadi kerusuhan.

Seorang juru bicara LAPD menyatakan, “Kami bertindak untuk menjaga keamanan publik setelah demonstran melanggar perintah bubar dan melempar benda tajam.” Hingga Minggu pagi, setidaknya 200 orang ditahan, meski angka pastinya masih diverifikasi. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi beberapa demonstran mengeluhkan efek gas air mata.

Protes serupa dilaporkan di kota-kota besar AS lainnya, menandakan eskalasi ketegangan politik jelang isu imigrasi yang terus memanas. Pihak berwenang memperingatkan agar warga menghindari area sensitif.

  • Related Posts

    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    Abuja, Nigeria – Angkatan Udara Nigeria mengumumkan bahwa Unit Investigasi Kecelakaan dan Kerugian Sipilnya akan segera menuju lokasi serangan udara di desa Jilli, perbatasan negara bagian Yobe dan Borno, untuk…

    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    Islamabad, 12 April 2026 – Perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang digelar di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan ini berakhir tanpa hasil positif. Delegasi Iran menyalahkan tuntutan Washington…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Habiburokhman memuji transparansi Polri dalam menindak oknum pelanggaran, anggap paling responsif dibanding institusi lain.

    • By admin
    • April 13, 2026
    • 1 views
    Habiburokhman memuji transparansi Polri dalam menindak oknum pelanggaran, anggap paling responsif dibanding institusi lain.

    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    • By admin
    • April 13, 2026
    • 1 views
    Militer Nigeria Kirim Tim Investigasi ke Lokasi Serangan Udara yang Tewaskan 100 Warga Sipil

    Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Pasca-Penyiraman Air Keras

    • By admin
    • April 12, 2026
    • 2 views
    Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima Pasca-Penyiraman Air Keras

    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    • By admin
    • April 12, 2026
    • 5 views
    Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai dengan AS di Pakistan: Tuntutan Washington “Tidak Masuk Akal”

    Empat Astronaut Artemis II Mendarat Aman di San Diego, Sukses Misiku Pertama NASA ke Bulan Sejak Apollo

    • By admin
    • April 11, 2026
    • 2 views
    Empat Astronaut Artemis II Mendarat Aman di San Diego, Sukses Misiku Pertama NASA ke Bulan Sejak Apollo

    Sahroni Ungkap Strategi Penjebakan: Uang Rp 300 Juta untuk Tangkap Pemeras Palsu Utusan KPK

    • By admin
    • April 11, 2026
    • 3 views
    Sahroni Ungkap Strategi Penjebakan: Uang Rp 300 Juta untuk Tangkap Pemeras Palsu Utusan KPK