
Korea Utara (Korut) kembali memicu ketegangan regional setelah terdeteksi menembakkan setidaknya satu rudal balistik dari wilayahnya pada Sabtu (14/3) waktu setempat. Proyektil tersebut dilaporkan jatuh ke perairan Laut Jepang, atau yang dikenal sebagai Laut Timur oleh Korea Selatan (Korsel).
Menurut laporan AFP dan kantor berita Yonhap, Kementerian Pertahanan Korsel mendeteksi peluncuran “proyektil tak teridentifikasi” tersebut ke arah timur. Jepang juga mengonfirmasi aktivitas serupa, memicu respons cepat dari militer kedua negara tetangga.
“Sebuah proyektil diluncurkan dari wilayah Korut sekitar pukul 07.30 waktu setempat,” ujar pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Korsel, seperti dikutip Yonhap. Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan material, karena rudal jatuh di perairan terbuka.
Peluncuran ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian uji coba rudal Korut sejak awal 2026, di tengah ketegangan dengan AS dan sekutunya. Pemerintah Jepang menyatakan siaga tinggi dan memantau situasi secara ketat, sementara militer Korsel meningkatkan pengawasan perbatasan.
Belum ada pernyataan resmi dari Pyongyang terkait insiden ini. Komunitas internasional, termasuk Dewan Keamanan PBB, kemungkinan akan merespons dengan kecaman atau sanksi tambahan, mengikuti pola sebelumnya.