
Jakarta – Polisi Daerah (Polda) Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.810 personel guna mengamankan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026. Pengamanan ini bertujuan memastikan kegiatan umat Muslim berjalan aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukumnya.
“Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.810 personel untuk pengamanan malam takbiran 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel Polres,” ujar Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Malam takbiran, yang jatuh pada malam sebelum Idul Fitri, biasanya dipenuhi kegiatan shalat bersama, takbir keliling, dan silaturahmi di masjid-masjid serta jalanan ibu kota. Pengamanan intensif ini mencakup pemantauan titik-titik rawan seperti pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, dan area ibadah untuk mencegah kemacetan, kriminalitas, serta gangguan ketertiban umum.
Kombes Budi Hermanto menambahkan bahwa personel ditempatkan secara merata di seluruh wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). “Kami juga berkoordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta satgas keamanan lainnya untuk mendukung kelancaran acara,” katanya.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi protokol kesehatan, menghindari mudik mendadak, serta melaporkan aktivitas mencurigakan melalui nomor darurat 110. Dengan pengamanan ketat ini, Polda Metro Jaya optimistis malam takbiran dapat diisi dengan penuh khidmat dan kebahagiaan.