
Moskow, 3 April 2026 – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keprihatinannya atas situasi memanas di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Dalam pertemuan di Kremlin, Putin menegaskan kesiapan Rusia untuk turun tangan membantu menyelesaikan konflik tersebut.
Dilansir Al Jazeera pada Jumat (3/4/2026), pernyataan itu disampaikan Putin kepada Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty. Putin berharap ketegangan yang sedang berlangsung bisa segera mereda.
“Kita semua berharap konflik yang sedang berlangsung ini segera diselesaikan. Seperti yang Anda ketahui, Presiden Trump juga membahas masalah ini kemarin,” ujar Putin, seperti dikutip dalam siaran pers resmi Kremlin.
Pertemuan tersebut menandai upaya diplomatik Rusia untuk meredam eskalasi di kawasan, di tengah serangan balasan Iran yang memicu kekhawatiran global. Putin menekankan pentingnya dialog untuk mencegah perpecahan lebih lanjut, meski belum merinci bentuk bantuan konkret dari Moskow.
Sementara itu, pihak AS dan Israel belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Putin. Situasi Timur Tengah terus dipantau dunia internasional, dengan risiko konflik melebar ke negara-negara tetangga.





