Thailand Gelar Pemilu Sengit: Reformis Unggul di Survei, tapi PM Konservatif Diprediksi Bertahan

Bangkok, 8 Februari 2026 – Warga Thailand ramai mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) hari ini dalam pemilu nasional yang menjadi arena pertarungan sengit antara kubu reformis progresif dan kelompok konservatif yang saat ini menguasai pemerintahan.

Dilansir AFP, Minggu (8/2/2026), survei pra-pemilu menunjukkan keunggulan bagi kandidat reformis yang menjanjikan perubahan radikal. Namun, Perdana Menteri petahana dari kubu konservatif diprediksi tetap mempertahankan posisinya, berpotensi memperpanjang kebuntuan politik yang telah melanda negara ini selama bertahun-tahun.

Suasana di TPS terlihat antusias, dengan ribuan pemilih berbondong-bondong sejak pagi. Pemilu ini dianggap krusial karena menentukan arah masa depan Thailand pasca-serangkaian krisis politik dan demonstrasi besar-besaran.

Salah seorang pemilih, Yuernyong Loonboot (64), menyatakan harapannya saat berbagi cerita di sebuah TPS di Bangkok. “Saya berharap kita dapat pemimpin yang kuat untuk melindungi kedaulatan Thailand,” ujarnya. “Saya tak pernah membayangkan mengalami perang di perbatasan.”

Para pengamat politik memperingatkan bahwa hasil pemilu bisa memicu ketegangan baru jika perbedaan suara tipis. Kubu reformis menekankan isu demokrasi dan hak asasi manusia, sementara konservatif menonjolkan stabilitas dan keamanan nasional. Pemungutan suara berlangsung hingga sore hari, dengan hasil awal diharapkan malam ini.

  • Related Posts

    Serangan Rudal Rusia “Besar-besaran” Hantam Kyiv, Bangunan Perumahan Jadi Sasaran

    Kyiv, Ukraina – Ibu kota Ukraina, Kyiv, mengalami serangan rudal “besar-besaran” dari Rusia pada Kamis (12/2/2026) pagi waktu setempat. Berbagai bangunan perumahan dan non-perumahan di kedua sisi Sungai Dnipro yang membelah…

    AS Kerahkan 200 Tentara ke Nigeria untuk Bantu Lawan Militan

    Abuja, 11 Februari 2026 – Amerika Serikat berencana mengerahkan 200 tentara ke Nigeria untuk melatih angkatan bersenjata negara tersebut dalam memerangi kelompok-kelompok militan. Langkah ini menandai peningkatan kerja sama militer antara…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Serangan Rudal Rusia “Besar-besaran” Hantam Kyiv, Bangunan Perumahan Jadi Sasaran

    • By admin
    • February 12, 2026
    • 1 views
    Serangan Rudal Rusia “Besar-besaran” Hantam Kyiv, Bangunan Perumahan Jadi Sasaran

    Polisi Ungkap Identitas Dugaan Maling Laptop Beraksi di Tiga Hotel Bintang 5 Jakarta Pusat

    • By admin
    • February 12, 2026
    • 1 views
    Polisi Ungkap Identitas Dugaan Maling Laptop Beraksi di Tiga Hotel Bintang 5 Jakarta Pusat

    AS Kerahkan 200 Tentara ke Nigeria untuk Bantu Lawan Militan

    • By admin
    • February 11, 2026
    • 3 views
    AS Kerahkan 200 Tentara ke Nigeria untuk Bantu Lawan Militan

    PDIP dan Golkar Berdebat Sengit soal Lifting Migas di Rapat Komisi XII dengan SKK Migas

    • By admin
    • February 11, 2026
    • 2 views
    PDIP dan Golkar Berdebat Sengit soal Lifting Migas di Rapat Komisi XII dengan SKK Migas

    KPK Periksa PPK BTP Jatim Terkait Dugaan Fee Proyek Korupsi KA yang Mengalir ke Tersangka Sudewo

    • By admin
    • February 10, 2026
    • 1 views
    KPK Periksa PPK BTP Jatim Terkait Dugaan Fee Proyek Korupsi KA yang Mengalir ke Tersangka Sudewo

    Pengacara Jeffrey Epstein Ajukan Permintaan Resmi ke CIA dan NSA untuk Ungkap Dokumen Koneksi Intelijen

    • By admin
    • February 10, 2026
    • 2 views
    Pengacara Jeffrey Epstein Ajukan Permintaan Resmi ke CIA dan NSA untuk Ungkap Dokumen Koneksi Intelijen