
Militer Iran bersumpah melancarkan serangan “menghancurkan” terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel, menyusul ancaman keras dari Presiden AS Donald Trump yang menyatakan akan membombardir Iran hingga kembali ke “Zaman Batu”.
Dalam pernyataan terbaru dari komando operasi militer Iran, Khatam Al-Anbiya, mereka menegaskan tekad kuat untuk melanjutkan perang. “Dengan keyakinan pada Tuhan Yang Maha Kuasa, perang ini akan berlanjut hingga kalian dipermalukan, dihina, dan menyesalinya secara permanen dan pasti, dan menyerah,” tulis pernyataan itu, seperti dikutip dari AFP pada Kamis (2/4/2026).
Pernyataan itu semakin tegas dengan peringatan, “Nantikan tindakan kami yang lebih menghancurkan, lebih luas, dan lebih destruktif.”
Ketegangan ini mencuat setelah Trump, dalam pidato kemarin, mengkritik keras program nuklir Iran dan mendukung aksi militer Israel di Timur Tengah. Ancaman Trump memicu gelombang reaksi dari Teheran, yang selama ini menolak sanksi ekonomi dan tekanan militer dari Barat.
Belum ada respons resmi dari Gedung Putih atau militer Israel terkait pernyataan Iran terbaru ini. Situasi di kawasan Timur Tengah kian memanas, dengan kekhawatiran akan eskalasi konflik regional yang lebih luas.




